Cangkriman Dan Yohanes Chandra Ekajaya

Cangkriman Dan Yohanes Chandra Ekajaya


Saat ini saya sedang menempuh program Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Wonosobo. Saya adalah Yohanes Chandra Ekajaya, seorang mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia. Tetapi saat mengambil program kuliah kerja nyata saya justru disuruh mengampu pelajaran Bahasa Jawa. Meskipun dua rumpun jurusan ini masih bersaudara, tetapi Bahasa Jawa sangatlah berbeda dengan Bahasa Indonesia, terlebih saya harus mengajar dan mendidik tentang cangkriman.

Guru pengampu mata pelajaran Bahasa Jawa di sekolah tempat saya menjalankan program kuliah kerja nyata meminta tolong kepada saya, YohanesChandra Ekajaya untuk membantunya dalam mengampu mata pelajaran Bahasa Jawa dengan tema cangkriman. Karena sudah dimintai tolong, dan memang kelas Bahasa Indonesia juga sudah terlalu penuh, maka sebagai bentuk pengabdian kepada sekolah, saya pun mengiyakan.

Sebagai mahasiswa, saya Yohanes Chandra Ekajaya tidak boleh langsung menyerah ketika diberikan tantangan dari pihak sekolah. Maka saya langsung mencari sumber-sumber dan referensi mengenai cangkriman. Dari hasil pencarian yang saya temukan, secara sederhana cangkriman bisa diartikan dengan tebak-tebakan.

Selanjutnya, secara garis besar cangkriman bisa dibagi ke dalam empat kategori besar, yaitu cangkriman pepindhan, cangkriman plesedan, cangkriman wancahan, dan cangkriman tembang. Saya, Yohanes Chandra Ekajaya sejujurnya sangat bingung. Karena ternyata Bahasa dan Sastra Jawa lebih rumit bila dibandingkan Bahasa dan Sastra Indonesia. Meskipun keduanya memiliki tingkat kesulitan dan kerumitan tersendiri.

Pada saat guru yang mengampu Bahasa Jawa memberikan penjelasan dan keterangan tambahan secara singkat, ternyata tema cangkriman adalah tema yang menyenangkan. Saya Yohanes Chandra Ekajaya pun merasa sangat terhibur ketika belajar sekaligus bermain tentang cangkriman.


Saya Yohanes Chandra Ekajaya diberikan beberapa contoh cangkriman. Misalnya saja cangkriman dengan tipe pepindhan, yaitu pitik walik saba kebon, dan jawabannya adalah buah yang bernama nanas. Cangkriman jenis ini adalah jenis tebak-tebakan yang petunjuknya adalah wujud dan bentuk fisik. Sedangkan untuk cangkriman jenis wancahan, biasanya ia merupakan singkatan-singkatan dari kalimat yang hiperbola. Misalnya saja kata sekakuran yang mempunyai arti sepine kaya kuburan.
Cangkriman Dan Yohanes Chandra Ekajaya Cangkriman Dan Yohanes Chandra Ekajaya Reviewed by ekopurwadi691 on 18.41 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.